Saat Stay at Home, Bek dari MU Justru Kecanduan Dengan Menonton Netflix

Seorang bek dari Setan merah,yang bernama Luke Shaw memiliki cara yang sama untuk melewati waktu selama melakukan Stay at home dikarenakan pandemi virus covid-19. Sang pemain lebih memilih untuk melihat Serial Televisi dari Sebuah Konten Netflix.

ada dua serial yang telah menjadi favorit  dari sang pemain tidak lain adalah film The Last Dance dan The Handmaid’s Tale of hulu  di tonton melalui Netflix.

“Dalam menjalankan Lockdown, Aku dan istri selalu menonton fil serial The Last Dance dan The Handmaid’s Tale of hulu,” Tandas luke shawa melalui Situs resmi Manchester United.

Serial The Last Dance yang sangat menarik perhatian dari Sang pemain.

“Aku telah mendegar banyak tentang hal itu, dan yang paling utama tentang mentalitas sang michael Jordan. Terdengar dari beberapa orang telah mengatakan bahwa film yang bertema olahraga inilah yang terbaik yang pernah mereka lihat, Jadi aku jadi sangat bersemangat untuk dapat membahasnya,”tandasnya.

Sebuah film serial ini juga sudah meningkatkan Semangat Pemain Luke Shaw saat di tengah pandemi wabah Virus corona di tengah Ajang liga Premier telah dihentikan saat ini.

Untuk menyambut sebuah rencana latihan ini, Sang pemain dan Seluruh para anggota dari Tim setan merah ini akan menerapkan sebuah Protol untuk pembatasan dalam hal jarak sosial dan beberapa aturan yang lain.

“Saat ini kami masih akan menjalankan sebuah Sosial distancing, Dan kami akan tiba di tempat dimana kami gunakan  untuk latiahn dalam keadaan Sap dan akan mandi pada saat kami telah tiba dirumha. Semua peraturan ini harus Sangat ketat.  Kami mengetahui sangat jelas dan pasti akan mengikuti semua peraturan agar dapat memastikannya akan berjalan dengan lancar dan aman-aman saja,”tandasnya.

EKS Striker MU,Yakni Van Persie Mengatakan MU Telah Salah Arah

Eks striker dari MU yang bernama Van Persie tidak menyukai Dengan cara di bagian Manajemen untuk mengendalikan sebuah klub. Ia dengan bernai mengatakn bahwa Manhcester United telah arah.

Ia sangat Kecewa bahwa Manuver dari Manajemen Liverpool telah beberapa tahun kebelakangan ini sudah jauh lebih baik malah justru Prestasi gemilang yang kena ampasnya.

pria yang berasal dari belanda ini mengatakan bahwa Setan merah terlalu berani mengambil sebuah resiko pada saat membeli pemain alexis Sanches dan Paul Pogba  dengan harga yang terlalu Tinggi saat itu.

Dan menurut pendapat Van persie sendiri telah menilai kebijakan dari Setan merah sudah telalu menitikberatkan Pada sebuah Keuntungan yang dihitung dari Finansial yang telah membuat sebuah Laju Klub ini telah kalah banding dengan para rivalnnya, apalagi dengan The Reds.

Pembelian Pemain paul Pogba dan Pemain Alexis Sanches sendiri telah terbukti telah gagal untuk mendongkrak sebuah Peforma dari Setan merah. Sedangkan Red Devils saat ini masih belum bisa mendapatlan kembali Gelar dari Premier Legue, yang tetakhir kalinnya saat diraih dari tahun 2013 pada saat musim terakhir yang telah dicapai oleh Sir Alez Ferguson saat di Old Trafford.

Pemain Paul pogba saat ini lebih sering dekat dengan cedera. Ia juga saat ini dikabarkan ingin keluar dari Setan merah. Beserta Alexis Sanches Saat ini sedang melempem di Setan merah, ia hanya dapat mencetak 5 buah gol dalam 45 kali pertandingan saat ini. Dan kondisi yang terbarunya ia sedang dipinjamkan ke Inter Milan.

“Mempunyai sebuah filosofi untuk menciptakan sebuah kekuatan besar di dalam tim. Tim liverpool saat ini tengah memilikinya , Sedangkan untuk MU saat ini tidak ada sama sekali,”tandas van persie.

Lindelof Sampai Saat Ini Masih Menyimpan Dendam Terhadap Kapten MU

Pemain Victor Lindelof dan Pemain Harry Maguire termasuk sebuah pion utama Di setan merah pada musim ini. Karena kedua aksi dari pemain ini pada lini pertahanan MU, telah menghasilkan 4 Clean Sheet dari 5 kali pertandingan yang terakhir, ketika pertandingan belum dihentikan dikarenakan virus corona ini.

Tetapi ternyata faktannya, pemain Victor Lindelof  sampai saat ini masih menyimpan sebuah dendam terhadap Harry Maguire, yang saat ini tengah menjadi Kapten di setan merah. Sebuah dendam dari bek timnas swedia ini telah berlangsung sangat lama, dapat dikatakan dalam jangka waktu 2 tahun, dan tepatnnya saat ajang piala dunia 2018 di brasil.

Pada ajang piala Dunia yang ke 2018, klub Inggris temasuk sebuah negara yang telah menghentikan langkah dari Swedia. Pada saat itu Maguire telah berhasil membantu Tim Inggris untuk mengalahkan Swedia, yang sedang diperkuat oleh Victor Lindelof , dengan mencetak 2 gol tanpa balas, pada saat di babak 16 besar.

Yang telah membuat pemain Victor Lindelof  sangat dendam dikarenakan, 1 gol dari Inggris ini telah diciptakan oleh Sundulan Maguire. Sampai saat ini, masih ada rasa dendam dari kejadian saat ajang Piala Dunia 2018 yang masih dirasakan oleh pemain Victor Lindelof .

Pemain Maguire saat itu telah menanggapi sebuah rasa dendam dari pemain Victor Lindelof . Sang Mantan bek dari Leicester City ini lebih memilih untuk tersenyum saja dan ia yakin bahwa Victor Lindelof  dapat bekerja sama dengan baik untuk dapat mengawal Sebuah pertahanan saat bermain bersama di Setan merah.

khusunya untuk pemain Maguire, yang saat ini sedang menjabat Menjadi Kapten utama di Setan merah, ia pasti harus lebih berambisi untuk menadi seorang kapten yang pertama yang dapat mengangkat piala Juara sesudah Wayne rooney.

Striker Manchester United Lebih Percaya Diri Saat Di Gawang Lawan

Striker dari Setan merah yang bernama Anthony Martial sudah menemukan Sebuah ketajamannya. Pada dua pertandingan Terakhir, Anthony martial Selalu dapat mencetak sebuah gol.

Paling teranyar, Anthony Martial saat ini telah berhasil mencetak gol penyelamat saat bermain dengan Setan merah dan imbang dengan skor 1-1 saat melawan Club Bruge pada hari kamis atau hari jumat dini hari pada laga Leg Pertama pada babak ke 32 besar di Liga Europa.

Padahal telah diakui oleh sang manajer  setan merah, yang bernama Ole Gunnar Solskjaer, pemain anthony martial pernah frustasi sebelum ia mencetak gol ke gawang Club Brugge. Dikarenakan Sang penyerang yang berasal dari Prancis ini tidaklah mendapatkan Banyk Suplay dari bola dari para rekan setimnnya.

“Ia sangat percaya diri saat di depan gawangnya saat ini. Ia pernah frustasi sampai Gol itu akhirnnya sungguh-sungguh datang. Ia tidak mendapatkan banyaknya Suplai dari bagian lini tengah,”Tandas Solskjaer, seperti yang dilansir dari Situs resmi MU.

“Club brugge saat ini telah bertahan sangat baik sekali, Terutama pada saat saat penjagaan diantara pemain sampai kami tidak mendapatkan banyaknya ruang dan bola akhirnya terlihat lebih sangat hidup,”tandas Striker setan merah yang telah berumur 46 tahun ini.

Dikarenakan demikian, Ole Gunnar Solskjaer telah mengatakan anthon martial sudah menemukan Ketajamannya untuk membobol gawang lawan saat ini. Sebelum ia mencetak sebuah gol ke gawan  tim brugge, antrhiny martial juga telah berhasil membobol gawang tim chelsea.

“Dan pada akhirnya itu termasuk sebuah gol yang kedua laga pada 2 laga beruntun. Menjadi seorang penyerang kalian perlu sangat bersabar. Terkadang kalian harus mencoba untuk dapat bermain melebar agar dapat menjemput bola, tetapi terkadang kalian tidak prlu berada di dalam sebuah kotak saja, karena itu termasuk pekerjaan utama untuk anda.”

“Sebuah konsentrasi adalah sebuah hal yang sangat penting untuk saat ini. Aku kira pada akhirnya aku telah pahan kalau ia telah kekurangan sebuah dukungan dari para lini kedua. Walaupun begitu, kami pasti akan mengambil banyak hal dari hasil yang kami dapatkan dan kami akan pulang kerumah untuk dapat mempersiapkan diri untuk pertandingan minggu depan,”tandas Solskjaer.

Manchester United Mengincar Pemain Gratisan Dari Liga Italia

Setan merah agar mendapatkan seorang penyerang dari Napoli Dries mertens. Seorang pemain pria yang telah berkebangsaan dari belgia ini bisa didapatkan oleh mereka dengan gratis pada akhir musim nanti.

Napoli Dries mertens sangat kemungkinan akan segera meninggalkan tim napoli pada akhir musim nanti. sampai saat ini Napoli Dries mertens masih belum ingin memperpanjang tentang kontraknya bersama tim napoli yang akan berakhir pada bulan juni tahun 2020.

Negosiasi untuk kontrak baru itu telah menemui jalan yang buntu. Napoli Dries mertens saat ini menginginkan Gaji selama 5 juta poundsterling permusimnya. Sebuah permintaan ini sangat sulit dipenuhi oleh tim napoli.

Kondisi tersebut telah membuat beberapa jumla tim siaga. Pada awalnnya Inter milan dan Borussia Dortmund yang tengah mengincar  Napoli Dries mertens . Saat ini TMW telah meyakini bahwa Manchester United juga telah tergiur untuk memiliki pemain Napoli Dries mertens .

Untuk mendapatkan pemain Napoli Dries mertens , Setan merah harus segera mempersiapkan Gaji lebih dari 5 juta poundsterling untuk permusimnnya. Dalam hal gaji yang terlihat tidak akan menjadi sebuah kendala untuk Manchester United.

Napoli Dries mertens juga dapat dilepas oleh napoli pada bulan januari 2020 jika ia memang tidak ingin memperpanjang kontraknnya. Uang dalam penjualan Napoli Dries mertens ini dapat dipakai untuk meningkatkan sebuah proposal penawan untuk pemain Zlatan Ibrahimovic.

Tim Napoli saat ini sangat mengidamkan pemain zlatan ibrahimovic. Seorang pemain yang berasal dari swedia ini dapat didapatkan secara gratis pada bulan januari tahun 2020. Tetapi ibrahimovic saat ini menginginkan Gaji yang cukup tinggi.

Dengan menjual Napoli Dries mertens dengan harga sebesar 8-10 juta euro, Tim Napoli dapat menambah sebuah anggaran untuk dapat memberikan gaji kepada Ibrahimovic.

 

 

 

 

United Raih Hasil Buruk, Jose Mourinho Kena Dempret !

Entah apa yang ada dibenak banyak orang, nama Jose Mourinho kerap disangkutpautkan dengan kegagalan Manchester United dalam meraih posisi keempat Premier League musim ini.

Pada musim lalu, Jose Mourinho memang mendapatkan kritikan yang sangat pedas sebab memainkan gaya bertahan yang dibenci banyak orang. Namun bukan berarti tidak ada torehan yang baik, masih ingat bukan dengan posisi runner up di Premier League dan juga FA Cup ?

Sayangnya Jose Mourinho gagal menaikkan performa United pada musim ini. Hanya berselang sesaat semenjak kepergiaanya dari Old Trafford, Ole Gunnar Solskjaer mampu membawa kembali angin segar, sayangnya angin segar ini hanya sementara, pasalnya di penghujung musim ini, Manchester  United justru kerap menelan hasil buruk, yang terakhir adalah ketika mereka kalah atas Cardiff.

Satu hal yang jelas, Solskjaer turut ambil andil dalam kegagalan United meraih posisi keempat musim ini, sayangnya nama Mourinho juga turut terseret bahkan ketika dirinya sudah tidak lagi menangani Setan Merah. Melihat hal ini, Ander Herrera akhirnya memberikan komentar.

“Ini adalah tanggung jawab kami, sangat tidak adil jika kalian hanya menyalahkan orang lain. Musim ini memang buruk, namun 75% kesalahan ada pada pemain.”

“Sangat mudah melampiaskan kemarahan dan melemparkannya ke orang lalu orang tersebut dipecat. Tapi ini bukanlah kesalahan satu atau dua orang, ini kesalahan kami semua. Kami semua yang ada di United punya tanggung jawab yang sama atas hasil buruk ini.”

“Saya sangat menghormati Mourinho. Dia sudah berusaha memberikan segalanya. Pada musim pertama mungkin ia sukses, namun ada hambatan di musim keduanya. Tapi saya tekankan sekali lagi, bukan salahnya, tetapi salah kami semua,” tutup Herrera.

Tutupi Musim Dengan Kekalahan, Pogba Tuai Cacian Dari Fans

Pemain bintang Manchester United, Paul Pogba harus menelan cacian maki dari para penggemar di penutup kompetisi Premier League musim ini. Bagaimana tidak, Manchester United harus menutup musim ini dengan kekalahan atas Cardiff City pada hari Minggu kemarin.

Kekalahan yang ditelan Manchester United menjadi puncak dari rentetan kekalahan pada beberapa pertandingan terakhir mereka. Wajar saja jika para fans melemparkan cacian kepada Paul Pogba. Bahkan tidak sedikit orang yang mulai ragu dengan kualitas Manchester United yang notabene merupakan klub terkaya dan terbesar di Inggris.

Seusai pertandingan tersebut, skuad United berkeliling lapangan sembari memberikan rasa terima kasih untuk semua dukungan yang sudah diberikan oleh para fans selama musim ini, sebuah sikap yang positif memang, namun apakah itu cukup untuk meredakan rasa marah para penggemar mereka, jawabannya adalah tidak !

Ketika Paul Pogba menghampiri para fans yang berada di tribun, apa yang ia dapatkan ? Caci maki dan rasa kesal dari para fans !

Menurut lansiran Sky Sports, Paul Pogba memang tidak bisa berbuat banyak untuk menanggapi hal tersebut. Ia hanya bisa mengacungkan jempolnya kepada seluruh fans United yang hadir pada saat itu. Bahkan untuk menunjukkan sikap respek-nya kepada para fans, Pogba sampai melepaskan jersey United miliknya, sebuah sikap yang sangat “manly” tentunya.

Meskipun karir Pogba di United tidak bisa dibilang baik, namun ada banyak klub besar lainnya yang tertarik untuk mendatangkannya, salah satu klub yang dikabarkan paling berminat untuk merekrut Pogba adalah Real Madrid dan bukan tidak mungkin Pogba akan hengkang dari United jika kondisinya masih tetap seperti sekarang ini.

Pogba: Saya Ingin United Finish Di Zona Empat Besar

Pemain bintang Manchester United, Paul Pogba menegaskan bahwa timnya bisa meraih posisi empat besar jika terus mempertahankan performa dan terus bermain dengan konsisten.

Awal musim ini United memang sempat terkeok-keok dibawah kepemimpinan Jose Mourinho. Bahkan mereka sempat tergelincir ke papan tengah klasemen sementara EPL musim ini.

Namun semenjak dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer, performa Manchester United terus meningkat. Bahkan mereka berhasil meraih kemenangan beruntun sebanyak enam kali.

Berkat kemenangan beruntun tersebut, United mampu mengejar ketertinggalan poin dan saat ini mereka telah mengantongi 41 poin dari 22 laga yang sudah mereka mainkan. Saat ini United hanya terpaut enam poin dari Chelsea yang menduduki peringkat keempat.

Hasil gambar untuk paul pogba

Ketika ditanya, Pogba mengungkapkan rasa percaya dirinya untuk finish di zona empat besar. Menurutnya United saat ini tengah berada dalam bentuk yang sempurna dan meraih posisi empat bukanlah hal yang mustahil.

“Itu sudah menjadi target kami ! Kami adalah Manchester United dan posisi itu sudah menjadi tempat seharusnya kami berada.”

“Klub ini adalah klub yang besar, banyak pemain top disini dan kami harus berada di posisi puncak.”

“Kami tidak hanya memiliki pemain starter yang berbahaya, lihat juga bangku cadangan kami, semua pemain adalah pemain yang hebat, ada Sanchez disana, ada Lukaku disana, ini adalah klub yang hebat.”

“Ledakan United mampu menyaingi tim besar manapun di Premier League,” tutup Pogba.

Sikap Skeptis Ince Terhadap Solskjaer

Mantan gelandang Manchester United, Paul Ince menyebutkan bahwa semua orang termasuk dirinya bisa meraih hasil yang sama bagusnya dengan apa yang diraih Ole Gunnar Solskjaer di skuat Manchester United.

Tidak dapat dipungkiri, sejak ditangani oleh Solskjaer, performa United kembali bangkit. Skuat United bermain dengan konsisten dan dinamis. Mood para pemain di lapangan juga terlihat berbeda. Bahkan mereka berhasil meraih 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Berkat performa yang begitu apik, Solskjaer menuai banyak pujian. Namun Ince justru bersikap skeptis terhadap keberhasilan sang pelatih.

Menurut Ince, siapa saja bisa meraih hasil yang positif jika diberi pekerjaan itu sekarang. Ia menganggap skuat United memang memiliki potensi yang besar, jadi wajar saja jika Solskjaer bisa membawa United menuju kemenangan demi kemenangan.

Hasil gambar untuk ole gunnar

“Saya pikir semua orang bisa melakukan itu,” ungkapnya kepada pihak BT Sport.

“Steve Bruce bisa melakukannya, Mark Hughes juga bisa, anda pun bisa melakukannya ( sembari menunjuk Chris Sutton ),” cetus Ince.

Berbeda dengan Herrera yang justru mendukung Solksjaer. Menurut Herrera, ada satu poin yang ada pada diri sang pelatih, yaitu kemampuan memahami setiap pemainnya.

“Biasanya seorang pelatih hanya fokus kepada taktik, tapi mereka gagal memahami karakter setiap pemainnya. Namun ia ( Solskjaer ) justru bisa memahami setiap pemainnya. Lihat saja Paul Pogba, Anthony Martial dan Jesse Lingard, permainan mereka luar biasa, mengapa ? Karena Solskjaer berhasil mengeluarkan kemampuan mereka”, jelas Herrera.

Rombak Besar, United Dikabarkan Akan Melepaskan Enam Pemain

Kabarnya Manchester United akan melakukan perombakan besar-besaran dalam skuatnya. Menurut kabar yang beredar, ada enam nama pemain yang akan dilego oleh United pada musim depan.

Manchester United memang akan menjalankan proyek baru bersama Ole Gunnar Solksjaer pada musim depan. Kabarnya Solskjaer telah memilih siapa saja yang akan bertahan di klub dan siapa yang harus angkat kaki dari Old Trafford.

Selain karena permasalahan teknis, pemain tersebut juga tidak masuk kedalam rencana taktik yang akan diterapkan oleh sang pelatih. Selain itu pemain tersebut juga memiliki sisa kontrak bermain yang akan segera berakhir.

Hasil gambar untuk manchester United

Menurut lansiran Daily Mail, Solksjaer akan melepaskan enam pemainnya pada bursa transfer musim depan. Dari enam pemain yang akan dilego, empat diantaranya merupakan pemain bertahan.

Kabarnya Antonio Valencia dan juga Matteo Darmian akan dilepaskan karena kontrak bermain yang sudah berakhir. Semntara itu Marcos Rojo lebih sering dicadangkan karena permasalahan cedera.

Selain itu nama Eric Bailly juga masuk, namun Solksjaer masih belum memutuskan apakah sang pemain akan benar-benar dikeluarkan atau masih akan dipertahankan. Menurutnya, pemain asal Pantai Gading tersebut memiliki potensi untuk memperkuat skuat United.

Selain empat pemain yanf disebutkan tadi, ada dua pemain lagi yang kabarnya akan diberhentikan, mereka adalah Ander Herrera dan juga Juan Mata. Pemain asal Spanyol tersebut sebenarnya sudah menjalani proses negosiasi, namun masih belum ada kata sepakat dari kedua belah pihak.