Evra: Solskjaer Opsi Terbaik untuk Manchester United

Ada sebuah dukungan yang di berikan oleh Mantan Pemain Manchester United yakni Patrice Evra kepada Bos MU, Ole Gunnar Solskjaer. Patrice Evra percaya Bahwa Pelatih Manchester United kini sudah menjadi sosok pelatih yang sangat baik di musim 2019/2020.

Pada tahun 2013 yang lalu, Manchester United akhir nya harus bisa membiarkan Sosok pelatih MU Sir Alex Ferguson untuk pesiun dari Pelatih Dunia sepak bola. Bukan nya dengan pelatih baru yang MU gaetkan malah bisa membuat United kembali berjaya, namun myatanya MU dari kian Musim malah menurun. dan dari situ lah MU selalu mengonta ganti sang Pelatih Mulai dari Moyes, Louis van Gaal dan Mourinho.

Walaupun Manchester United sudah mengaet Pelatih kelas dunia pun , Manchester United masih belum bisa untuk bangkit dari Primer League, namun dari Beberapa Pelatih yang melatih Mu, malah hasil yang terbaik yang di dapatkan oleh Mu adalah di posisi ke 2 yang kala itu masih di latih oleh Jose Mourinho, dan memenangkan Liga Europa.

Namun menurut Patrice Evra bahwa Manchester United kini kian menurun di karenakan Faktor Pelatih yang tidak sesuai dengan gaya main Manchester United apa lagi ketika Ferguson pesiun, MU sering kali bergonta ganti pelatih sehingga para pemain Manchester United menjadi sangat sulit bermain dengan gaya pelatih.

Namun ketika Solskjaer mengambil alih kepelatihan Manchester United, ia akhir mampu bisa bangkitkan setan merah. pasalnya ia juga memiliki filosofi yang di ingikan Manchester United. jadi setiap pelatih pastinya memiliki cara dan taktik yang berbeda beda, dan tidak semua pelatih bisa mengetahui apa filosofi yang di miliki oleh MU.

Jadi itu lah yang membuat Ole Gunnar Solskjaer bisa menjadi Pelatih yang sangat tepat untuk Klub seperti Manchester United. Patrice Evra juga mengatakan bahwa dengan di pimpin oleh Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United akan segera menghadirkan Trofi trofi yang bergensi untuk seperti Primer.

Di musim 2019/2020, perjalanan Manchester United di bilang sangat mulus mereka cuman hanya sekali kalah dalam 5 pertandingan Primer di mana Mu masih tertenger ke posisi ke 4 di EPL.

Ini Alasan MU Gelar Latih Tanding Tertutup di Bulan Agustus

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan alasan nya kenapa tim nya harus menguji coba para pemain nya dalam keadaan tertutup sepanjang bulan ini walaupun Primer League sudah di laksanakan. Solskjaer menyebutkan bahwa uji coba yang ia lakukan agar skuatnya bisa siap dalam segi fisik dan mental.

Dalam bulan Agustus tersebut, Manchester United sudah 2 kali uji coba dalam keadaan tertutup. mereka melakukan nya pada pekan lalu ketika beruji coba dengan Blackburn Rovers dan di pekan nantinya mereka juga melakukan uji coba lagi menghadapi Sheffield United.

Dalam Uji coba ini, Ole Gunnar Solskjaer langsung bereksperimen dalam taktinya tersebut. ia malah mencampurkan permain mudah dengan seniornya yang 2 pekan lalu tidak di main kan di dalam Primer League. dengan Uji Coba ini pastinya akan membantu Skuatnya untuk kebugaran fisik tersebut.

Uji coba ini lah yang akan mampu melihat langsung kemampuan anak asuh nya tersebut baik itu Permain yang sering di candangkan maupun pemain mudah nya tersebut. dengan begitu ia bisa menilai kualitas pemain nya apakah sudah padu untuk bertarung di atas lapangan.

Agar skuat kami bisa menyatu dan tahu apa yang harus mereka lakukan maka dari itu saya harus melakukan uji coba secara tertutup. hasilnya mereka melakukan nya dengan baik sama hal nya ketika ketika kita melakukan Pra musim di asia melawan Milan. jadi saya harus bener bener melakukan setidaknya eskperimen.

Bos United juga menyebutkan bahwa laga uji tanding tersebut akan membuat skuatnya untuk siap menghadapi jadwal padatnya di bulan ini maupun bulan kedepan nya. apa lagi United kini akan berlaga di Liga Eropa ,Carabao Cup maupun FA Cup. untuk itu MU harus bener bener siap dalam fisik maupun mental.

Jordi Cruff Berikan Alasan Dibalik Kesuksesan Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih interim Manchester United mendapatkan pujian dari Jordi Cruff. Menurut Jordi, Solskjaer berhasil bukan karena taktik yang ia susun, melainkan ia mampu membangkitkan mentalitas para pemainnya. Ia juga percaya United memiliki pemain yang berbakat dan berkualitas.

Di tangan Solskjaer, United mampu mengoleksi 22 poind dari 8 pertandingan mereka. Sebelumnya pada era Jose Mourinho, United hanya mampu mengumpulkan 26 poin dari 17 pertandingan yang dimainkan oleh United.

Hal ini tidak bisa dipisahkan dari atmosfer internal United yang semakin cerah semenjak ditangani oleh Solskjaer. Ketmbang saling melempar kritik, para pemain justru saling mendukung satu samalain. Cruff menilai hal ini dikarenakan Solskjaer mampu meningkatkan mentalitas para pemainnya.

Hasil gambar untuk solskjaer

Cruff menilai waktu yang dimiliki oleh Solskjaer terbilang minim untuk memberikan perubahan bvesar pada tim. Namun ia bisa menarik keluar potensi dari setiap diri para pemainnya. Itulah kunci dari kebangkitan United.

“Hanya berselang dua atau tiga hari saja, ia bisa membawa perubahan besar meski dalam waktu yang sangat singkat. Ia lebih memfokuskan diri ke arah mentalitas pemain. Ia menggunakan metode yang tepat,” buka Cruff kepada BBC.

“Saat pemain di block oleh Mourinho, mereka tidak bisa bergerak dengan bebas, namun setelah pintu itu dibuka ( oleh Solskajer ), para pemain justru dapat bermain lebih baik dan lebih baik lagi.”

“Pemain United dari awal memang sudah berkualitas. Pelatih hanya perlu mencari cara untuk menyeimbangkan permainan tim dan menarik keluar potensi tersembunyi para pemain United.”

Sikap Skeptis Ince Terhadap Solskjaer

Mantan gelandang Manchester United, Paul Ince menyebutkan bahwa semua orang termasuk dirinya bisa meraih hasil yang sama bagusnya dengan apa yang diraih Ole Gunnar Solskjaer di skuat Manchester United.

Tidak dapat dipungkiri, sejak ditangani oleh Solskjaer, performa United kembali bangkit. Skuat United bermain dengan konsisten dan dinamis. Mood para pemain di lapangan juga terlihat berbeda. Bahkan mereka berhasil meraih 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Berkat performa yang begitu apik, Solskjaer menuai banyak pujian. Namun Ince justru bersikap skeptis terhadap keberhasilan sang pelatih.

Menurut Ince, siapa saja bisa meraih hasil yang positif jika diberi pekerjaan itu sekarang. Ia menganggap skuat United memang memiliki potensi yang besar, jadi wajar saja jika Solskjaer bisa membawa United menuju kemenangan demi kemenangan.

Hasil gambar untuk ole gunnar

“Saya pikir semua orang bisa melakukan itu,” ungkapnya kepada pihak BT Sport.

“Steve Bruce bisa melakukannya, Mark Hughes juga bisa, anda pun bisa melakukannya ( sembari menunjuk Chris Sutton ),” cetus Ince.

Berbeda dengan Herrera yang justru mendukung Solksjaer. Menurut Herrera, ada satu poin yang ada pada diri sang pelatih, yaitu kemampuan memahami setiap pemainnya.

“Biasanya seorang pelatih hanya fokus kepada taktik, tapi mereka gagal memahami karakter setiap pemainnya. Namun ia ( Solskjaer ) justru bisa memahami setiap pemainnya. Lihat saja Paul Pogba, Anthony Martial dan Jesse Lingard, permainan mereka luar biasa, mengapa ? Karena Solskjaer berhasil mengeluarkan kemampuan mereka”, jelas Herrera.