Klopp Merasa Sangat Bahagia Akhiri Musim Dengan Trofi

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku sangat bahagia dan senang karena dapat mengakhiri musim ini dengan cara yang begitu indah bersama anak asuhnya.

Ya, Liverpool baru saja menjuarai kompetisi Liga Champions setelah mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2 – 0. Kemenangan ini tentu menjadi hal yang sangat membahagian, pasalnya Liverpool sudah puasa gelar sejak lama dan pada musim ini mereka berhasil memutus kebuntuan tersebut.

Terlebih lagi ini adalah trofi perdana bagi Liverpool. Sebenarnya mereka pernah masuk ke babak final Liga Champions sebanyak dua kali.

Pertama terjadi pada tahun 2013 silam, kala itu mereka harus kalah di babak final kontra Bayern Munchen, dan yang kedfua terjadi pada musim lalu dimana mereka juga harus menelan kekalahan atas Real Madrid.

Klopp sendiri sudah menukangi Liverpool sejak 2015 lalu dan ini menjadi trofi Champions pertamanya bersama Liverpool.

Pada musim ini performa Liverpool memang sangat hebat. Mereka hampir selalu tampil di level tertinggi. Bahkan mereka mampu bersaing di kompetisi Premier League meski pada akhirnya harus dikalahkan oleh Manchester City.

Meski begitu, keberhasilan mereka di Liga Champions perlu mendapat apresiasi, terlebih lagi pada laga final dimana mereka mampu mendominasi permainan.

“Ini adalah musim terbaik dan kami berhasil meraih kemenangan yang indah.”

“Final selalu berbicara tentang hasil dan kami berhasil mengakhiri musim ini dengan trofi, saya sangat bahagia !,” tutup Klopp.

Mignolet: Berat Rasanya Duduk Di Bangku Cadangan

Kiper Liverpool, Simon Mignolet mencurahkan isi hatinya setelah menjalani musim ini di bangku cadangan. Ia menganggap musim ini sangat berat. Ia juga mengatakan menjalani musim dengan duduk di bangku cadangan bukanlah hal yang mudah.

Mignolet harus pasrah digantikan oleh Alisson yang didatangkan dari AS Roma pada bursa transfer musim lalu. Alisson didatangkan dengan harga 75 juta Euro. Baru saja didatangkan, Alisson langsung mendapatkan posisi utama di tim.

Tampaknya kedatangan Alisson menjadi kutukan tersendiri bagi Mignolet. Sempat menjadi pemain inti selama empat musim, kini ia harus menerima kenyataan bahwa dirinya sudah menjadi pemain cadangan di tim.

Hasil gambar untuk mignolet

Mignolet lantas mencurahkan isi hatinya melalui laman resmi klub. Ia mengaku terpaksa menerima kondisi ini karena Alisson memang memiliki kemampuan yang lebih baik dari dirinya.

“Ini bukanlah hal yang mudah. Saya sebelumnya sudah berbicara tentang hal ini. Saya tentunya tidak ingin berada dalam posisi ini, namun saya harus membantu tim sebisa saya,” buka Mignolet.

“Alisson adalah kiper yang sangat bagus, ia kiper terbaik dunia, mungkin jika dia bukan yang terbaik, saya tidak akan menerima posisi ini.”

“Saya dan Alisson cukup akrab, kami berteman baik dan saya bisa belajar dari gaya bermainnya. Kami hanya perlu bekerja keras dan menampilkan yang terbaik bagi klub.”

Pada musim ini Mignolet hanya dimainkan satu kali oleh Klopp. Padahal pada musim lalu ia masih bisa bersaing dengan Karius, namun akibat mental yang hancur, Karius memutuskan untuk hengkang dari Liverpool.

Rush: Mo Salah Bisa Jadi Legenda Asal Tak Ikuti Torres Dan Suarez

Mantan pemain Liverpool, Ian Rush menyebut bahwa Mohamed Salah memiliki potensi untuk menjadi legenda Liverpool, namun ia juga menegaskan bahwa Salah jangan sampai mengikuti jejak Fernando Torres dan Luis Suarez.

Tidak bisa dipungkiri, Mo Salah kini menjadi sorotan di Liverpool. Hal ini tidak lepas dari performa yang ditunjukkan Salah selama di Liverpool.

Sangking berpengaruhnya Salah di Liverpool, para fans bahkan menciptakan chant khusus bagi Salah. Tentunya hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sang pemain, pasalnya tidak semua pemain bisa mendapatkan kesempatan ini. Bahkan tidak sedikit fans yang menyebutkan Salah sudah bisa disejajarkan dengan barisan legenda klub.

Hasil gambar untuk mo salah

Rush menganggap Salah belum benar-benar menjadi legenda di Liverpool. Untuk menjadi seorang legenda di klub, Rush berkata seorang pemain harus bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama di klub.

Rush juga menegaskan kepada Salah untuk tidak mengambil jalan yang sama dengan Torres dan Suarez. Meski kedua pemain itu berperan besar dan dianggap sebagai legenda Liverpool, namun Rush tidak melihat dedikasi kedua pemain tersebut dalam waktu yang lama.

“Semua berbicara mengenai Suarez dan Torres, saya akui mereka adalah pemain hebat, namun jika mereka tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama di klub, mereka tidak bisa disebut legenda.”

“Saya melihat Salah memiliki potensi dan saya ingin ia bertahan di klub untuk waktu yang lama dan menjadi legenda yang sesungguhnya.”

Neville: Liverpool Harus Siap Mental Tuk Bersaing Dengan City

Gary Neville selaku mantan penggawa Manchester United yakin bahwa Manchester City akan keluar sebagai juara Premier League musim ini, mengalahkan rival mereka Liverpool. Menurutnya, skuat Manchester City saat ini jauh lebih berpengalaman daripada skuat yang ada di Liverpool. Hal ini yang menjadi nilai tambah bagi Manchester City dalam memperebutkan gelar juara.

Bagaimana tidak, Manchester City saat ini menyandang gelar juara bertahan sedangkan Liverpool hadir sebagai penantang. Ini berarti mental yang dimiliki skuat City jauh lebih kuat ketimbang Liverpool.

Tidak sampai disitu saja, Neville juga menjelaskan bahwa Liverpool tidak memiliki pengalaman menjadi juara. Memang Jurgen Klopp pernah membawa timnya meraih gelar juara, namun bukan di kompetisi Premier League.

“Untuk meraih gelar juara, performa tim memang menjadi poin penting, namun dari sisi mental juga harus diperhatikan. Manchester City tahu bagaimana menghadapi situasi rumit di Premier League.”

“Jurgen Klopp pernah menjuarai liga, tapi bukan di Premier League. Kemenangan 6 – 0 atas Chelsea juga memberikan dampak tekanan psikologis bagi tim lawan.”

“Saya rasa Liverpool harus siap setiap kali kehilangan poin, mereka berada dibawah tekanan, ketika City kehilangan poin, orang akan menganggapnya sebagai konsekuensi dari rasa puas, berbeda dengan Liverpool yang datang sebagai penantang.”

“Akan selalu ada keraguan bagi seorang penantang. Liverpool harus menghadapi itu, ketika keraguan itu datang, jangan direspon, tetap fokus, dan lawan keraguan itu. Namun itulah yang paling sulit bagi klub yang mencari gelar di musim pertama,” tutup Neville.