Amsterdam Negara Kincir Angin yang Mempesona

Mendengar kata amsterdam tentu saja yang terbesit di pikiran kita adalah kincir angin. Negara kincir angin ini memiliki banyak sekali kincir angin yang dapat dilihat di sekitar jalan. Kalau kita kemaren cukup muter-muter area ini, foto-foto dengan latar belakang rumah-rumah khas ini dan kincir anginnya. Wajib kesini kalau lagi pengen jalan-jalan disekitaran Amsterdam.

Pas di Amsterdam kemaren panasnya berasa banget, cuman kalau udah berangin baru berasa sejuknya. Dan untungnya pas area ini lumayan berangin (yaiyalah kalau nggak, nggak bakalan dibangun kincir angin disini).

Dari kemaren seneng banget diajak puanidya keliling Paris, karena kota ini udah jadi dream gue dari dulu banget, dan makin seneng ketika diajak ke spot-spot cantik begini. Salah satunya bisa ngeliat Notre Dame dari spot kayak begini. Thankyou puanidya and capra sudah menemani saya selama perjalanan di Paris.

Paris selalu mencuri hati banyak orang. Akhirnya setelah menjadi tempat tujuan impian saya selama bertahun – tahun, sekarang saya sampai juga di kota yang sangat indah ini. Sampai saat ini saya masih tidak menyangka bahwa paris merupakan sebuah realita.

Menjelajahi kota ini dan mendengarkan cerita tentang paris dari puanindya sangat menyenangkan sekali. Mengunjungi kota ini membuat saya sangat jatuh cinta sekali dan saya tidak memiliki alasan pasti untuk hal tersebut. Mulai dari makanan, gedung bangunannya sampai cahaya kotanya kalau lagi malem, bikin baperrrr banget.

Spring rasa autumn, jadi kemaren pas lagi explore area taman Eiffel, nemulah satu pohon yang masih berwarna kecoklatan begini, padahal yang disekitarnya banyak cherry blossom (?) yang sudah mekar lagi bagus-bagusnya. Cantik bangeet!

Gue kali ini keliling Parisnya lebih mudah karena pake Paris pass beli di klook travel. Jadi bisa naik publik transport gratis dan unlimited, plus bisa masuk ke 60 atraksi wisata dan museum di Paris, dan juga dapet fitur skil line – fast track di 4 atraksi utama di Paris kayak di Musee de Louvree. Jadi gak perlu repot antri panjang

Liburan Pintar dan Mudah dengan Citi PremierMiles

Traveling udah jadi bagian dari hidupku sehari-hari. Menjelajahi satu destinasi, ke destinasi lainnya. Nah kali ini aku pengen kasih kalian salah satu tips liburan pintar ala aku: gunakan Citi Miles dari Kartu Kredit Citi PremierMiles yang didapatkan dari semua transaksi untuk ditukarkan dengan tiket pesawat, booking hotel, atau bisa juga beli tiket ke tempat wisata yg kalian kunjungi di tiap negara yg berlaku di situs travel pilihan.

Oman, menurut gue selain punya keindahan alamnya yg spektakuler dan unik, juga punya penduduk yang ramah banget. Selama perjalanan kemaren terasa banget bagaimana para penduduk Oman ini menerima kami, dan cukup kaget untuk itu, karena tadinya ngira mereka akan sedikit tertutup. Jadi buat kalian yang bingung tahun depan pengen traveling kemana lagi biar ngerasain sensasi yang beda, Oman bisa dijadikan wishlist traveling selanjutnya.

Kalau gue ditanya kapan waktu terbaik mengunjungi Jepang? gue pribadi bakalan jawab pas bulan November pertengahan. Udah 2x nyoba berangkat pas November pertengahan dan selalu suka, karena bisa dapet dua musim, winter di utara (Sapporo & Hokkaido area), dan autumn di area yg lebih selatan (Tokyo, Osaka, Kyoto, dan area lainnya di Honshu). Jadi sekali berangkat bisa ngerasain salju dan momiji moment langsung.

Happy banget hampir seminggu lebih di Bali dan ngerasain beach life lagi, yg biasanya kalau ke Bali cuma leyeh-leyeh di villa/hotel, kali ini hampir tiap hari enggak pernah skip mantai, ditambah lagi cuaca yg lagi cakep-cakepnya kemaren.

Menginap di daerah Ungasan, bikin nggak pusing buat milih ke Pantai mana hari ini, karena banyak banget pilihannya, dan yg paling favorit buat adalah gue Green Bowl Beach, relatif masih sepi dan cantik untuk sekedar bersantai leyeh-leyeh ama temen.

Salah satu aktivitas yg menyenangkan di Ubud buat gue adalah main ke area persawahan teraseringnya, salah satu yg terkenal adalah Tegalalang. Kalau biasanya siang hari area ini rame banget, jadi kemarin mutusin buat berangkat pagi hari biar bisa nikmati sunrise disini. Sayangnya, persawahan disini baru selesai dipanen, jadi nggak bisa liat nuansa padi yg lagi subur-suburnya ditanam

Traveling ke Thailand dan Melihat Kayan Long Neck

Sudah beberapa bulan pandemic ini membuat pergerakan kita jadi lebih terbatas. Terlalu banyak hal-hal biasa yg dilakuin dulu jadi sangat rindu ingin dilakukan saat ini. Setelah new normal ini diberlakukan, gimana ya perubahan yg akan kita adaptasi ketika ngetrip nanti. Untuk berharap keadaan pulih seperti awal rasanya nggak akan mungkin lagi, walaupun sebenernya segala kemungkinan bisa saja terjadi. Banyak hal yg nggak bisa diprediksi lagi dengan tepat semenjak pandemic ini menerjang kita bersama. Setiap hari selalu berharap yg terbaik akan segera terjadi setelah semua ini kita lalui

Jaga jarak, gunakan masker, jaga kebersihan diri, tingkatkan imunitas tubuh dan stay positive thinking, kalau nggak penting-penting banget ya kurangin berkumpul di tempat umum.

Buat para pecinta traveling, tenang saja karena kini berpergian sudah bisa dilakukan dengan mengikuti dan mematuhi protokol yang ada loh. Pertama – tama kamu harus lakukan vaksin terlebih dahulu. Setelah itu jangan lupa untuk mengunduh aplikasi peduli lindungi yang berguna untuk memperlihatkan status vaksinasi kamu.

Ketika ingin bepergian kamu harus melakukan tes antigen atau pcr swab 1×24 jam sebelum berangkat. Gunanya adalah agar anda dan para penumpang pesawat lain sama – sama memiliki status yang aman untuk bepergian kemana – mana.

Ketika sudah sampai di Bandara jangan lupa untuk mematuhi aturan kesehatan yang ada. Contohnya adalah dengna menggunakan masker. Jika ingin lebih efisien pakailah masker dua lapis.

Kali ini aku berpergian ke Thailand dan mengunjungi salah satu tradisi disana yaitu wanita yang memiliki leher panjang Kayan long neck woman in Baan Tong Luang, Chiang Mai. Kalau kalian main ke Chiangmai, ada satu desa yg menurut gue wajib dikunjungi, desa ini dibuat khusus sebagai salah satu desa wisata, dimana didalamnya terdapat beberapa rumah yg ditinggali oleh beberapa suku tradisional yg ada di area Chiangmai ini, salah satunya Kayan tribe ini yang merupakan suku asli dari perbatasan Myanmar.

Ya selain Chiang Mai terkenal akan kulinernya yg enak-enak dan murah-murah, kalian bisa explore beberapa spot menarik disana. Jadi kangen kulineran Chiangmai

Long Weekend Dapat Dimanfaatkan untuk Trekking

Long weekend merupakan salah satu hari yang paling ditunggu-tunggu oleh para pecinta pendaki gunung. Pada saat long weekend ini dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk menjalankan hobi. Jika hanya sekedar weekend biasa yang hanya 2 hari akan sangat melelahkan bagi para pendaki ini.

Selamat ngetrip buat insan petualang yg haus akan long weekend dan kangen jalan-jalan  *maafkan bahasa abex kaka..
Have a Safe Traveling!! have a safe trekking!!

inget tujuan dari sebuah perjalanan adalah “kembali pulang dengan selamat”. Yang gak ngetrip jangan manyuunn.. ayooo mampir ke Outfest siapa tau bisa dapetin diskon-diskon cantik 70% dari brand2 ketjeehh.
yg masih kerja, jangan galau.. mari nabung buat ngetrip  happy long week end folks!

Beberapa perbatasan pada saat mendaki gunung kinabalu dapat kita temui selama perjalanan. ini adalah perbatasan PHP sebelum puncak, gue pikir ini puncaknya.. ternyata masih jaauuuhh cyiinn..
menuju puncak masih terdapat sign board dan di design lengkap dengan informasi penunjuk jarak yg ketika dibaca bikin sakit hati karna ternyata puncak masih jauh..

pemandangan disini juga keren banget.. ah jadi kangen Kinabalu yang ini jalur menuju hampir puncak.. masih nanjak lagi… semua jalur difasilitasi dengan tambang.. karena beberapa part cukup terjal..

kebayang gak gue udah pegangan tambang ajah masih jatuh ketiup angin.
nafas tinggal setengah tiang nih.. tapi tetep mental gak ada abisnya.

SUMMIT ATTACK LOWS PEAK OF MT. KINABALU 4.095,3mdpl
akhirnya sampe juga di puncak setelah menerjang angin, melawan mgantuk, menahan dingin, dan dengan tanjakan… *tssaaeelllaahh bahasa gue…

gue kembali sadar bahwa gue tidak ada apa-apanya di gunung, meski ini bukan yg pertama kali ke Kinabalu, tetap saja gue memulai semuanya dari Nol.
itulah yg gue bilang, kalau mendaki gunung bukanlah soal “pride” bukan soal siapa hebat, tapi soal hidup…

aaakkkhhh semoga Indonesia bisa mencontoh yg baik dari alam negri tetangga. Selain itu, tetaplah menjaga kebersihan gunung selama perjalanan dan pada saat sampai di puncak ya.

Isi Travel Pouch Pada Saat Mendaki Gunung

Ketika sedang traveling atau mendaki gunung, tentu saja kita akan sulit menemukan barang – barang yang dibutuhkan apalagi jika menjelajahi alam. Maka dari itu sebelum mulai traveling ataupun mendaki gunung, ada baiknya untuk mempersiapkan kebutuhan yang bisa membantu atau mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan.

Saat traveling atau mendaki gunung biasanya gue selalu siapin kotak ajaib atau travel pouch serba guna buat nyimpen perintilan.. Ini berguna bgt loh.. Sebenarnya apa aja sih yang ada di travel pouch? Apa yang perlu dibawa dan apa yang bisa diabaikan? Ini dia tips nya.
Nah Tips mendaki gunung kali ini akan bahas isi kotak ajaib gue :

1. Pisau serbaguna
Udah pasti tau kegunaanya utk apa
Ini berguna bgt buat survival.
Buat sunat kamu kalo macem macem jg bisa.

2. Headlamp
Mau jalan pagi, sampenya sore, pokoknya headlamd harus dikotak ajaib terus.
Kita ga pernah tau kpn kesasar/pisah dr rombongan..

3. Jarum, Peniti, pinset, benang
Yah ini buat menjahit apa ajah lah, menjahit hati yg luka jg mungkin bisa

4. Pembalut
Banyak guna nya jg nih, selain jd sahabat miss vaginawaty, ini jg bs jd perban utk luka yg berdarah, atau ganjelan tas biar ga lecet

5. Plastik (serbaguna)
Ini buat nyimpen air, atau buat bungkus apa ajah deh.. Berguna..
Buat nutup muka elu jg bisa kalo elu betingkah digunung

6. Liner
Gue selalu bawa liner gue kemana2. Bahan tipis, bentuknya kecil, bisa jd alas tidur dimana2

7. Battery
Battery cadangan itu penting!

8. Alat Tulis/Kertas
Yaahh siapa tau dpt ilham bisa jadi pujangga nulis puisi ditengah hutan *ya kalii

9. Senter kecil
Buat menerangi hati yg sedang redup

10. Korek Api / Gas / kayu
Ini juga salah satu yg penting nih
Buat survival bisa jg

11. ID Card
Kali ajah kotak ajaib gue ilang, kalian tau kok kemana harus kembalikan

Silahkan tambahin isi kotak ajaib buat nambah ilmu… Monggo sharing nya
Sekian Tips kacrut gue kali ini, semoga bermanfaat

Tips Mencegah Hipotermia Pada Saat Trekking Gunung

sebagai seorang Pendaki Gunung tentunya harus tau apa itu Hipotermia dan pelajari gimana cara mencegahnya. Tips ini wajib diketahui oleh kamu yang ingin bisa mencegah hipotermia terjadi ya!

Nyoookkk simak tips mendaki gunung berikut ini, cekiibbrroottt : ∆ Mencegah Hipotermia

1. Bawalah Perlengkapan sesuai safety procedure, terutama pakaian sperti Polar, Windbreaker, Jacket Waterproof, Raincoat, Kaos & celana ganti kering yg quick dry, Kupluk, Sepatu, Kaos Kaki, Sarung tangan dll

2. Saat dingin,tutupi bagian tubuh yg mudah menyerap dingin seperti Telinga, Jari Tangan & Kaki, dan Pusar (yaaa kaallee naik gunung pake baju yg nongolin puser, udah kaya mau ke emoll) .

3. Segera ganti baju yg basah karna berkeringat atau karna kena Hujan, jgn ditunda!

4. Jika mulai Hujan/Gerimis, segera pakai raincoat/jacket waterproof. Gak usah gegayaan mau main ujan lari-lari di pohon, inget ini bukan film india.

5. Hindari main air di gunung apalagi berendam di air dingin.

6. JANGAN PAKAI CELANA JEANS!
Bahan jeans itu kalo basah susah kering, apalagi kena hujan & keringat. Basah yg ada di jeans akan lebih gampang diserap oleh tubuh dan membuat tubuh menjadi dingin.

7. Saat tidur, kenakanlah pakaian yg hangat, polar/thermal, pakai sleeping bag, dan alas dgn matras. Buat panas tubuh tetap ada. Ga usah pake Lingerie atau Kimono.. Ini bukan hotel.

8. Saat break dijalan, usahakan jgn tidur, karna saat tidur suhu tubuh bisa turun dgn cepat, minumlah air hangat dan bergerak2 sedikit

9. Minum minuman yg hangat, yg manis jg boleh dan Makan! Tubuh butuh asupan kalori, makan makanan yg berkalori agar makanan bisa dibakar tubuh lg dan menjadikan energy baru yg bisa menghasilkan panas tubuh.

10. Gak usah sok ikut2an temen buka baju saat Tubuh sedang drop dan dingin, apalagi kalo gak kuat angin, gak nambah kegantengan jg kok, hanya demi foto bisa mengundang penyakit apalgi kalo ujung2 nya minta dikerokin juga.

11. Yg penting, cari tahu aturan mendaki gunung dan patuhi alam. Jangan sembrono berbicara kasar ataupun melakukan hal tidak senonoh.

Jalur Pendakian Gunung Kerinci yang Penuh Lika Liku

Halo para pecinta travelling terutama pendaki gunung.. Yang udah pernah ke kerinci pasti gak akan pernah lupa sama jalur ini!

Kalo dipikir-pikir jalurnya emang keren sih, hutan padat dan basah khas tropis bikin gue jatuh cinta. Tapi setelah shelter 1, jalur nanjak disertai gokils harus bergelantungan dan berpijak di akar pohon kaya tenyom.. Bukan cuma kekuatan kaki atau kekuatan cinta yg dibutuhkan ((ya kelleus kekuatan cinta)), tapi kekuatan tangan dan otak dibutuhkan supaya gak terpeleset.. dan gak kapok balik lagi (((gak kapok)))

Gunung Kerinci di Jambi

Jalur becek, berlumpur, kanan kiri tanah, harus bergesekan dgn dinding tanah.. Yah siap-siap ajah bakalan kotor.. Well, kalo gak mau kotor atau jijik-an dengan lumpur, mending main di emoll jangan naik gunung eh tapi kemarin kaki gue cuma kotor sedikit loh, ajaib!

Well Done Kerinci, You had my leg  and you had my heart

Ps. Buat temen-temen yg mau mendaki Kerinci, stay safe yah! Good luck.. Happy safe trekking! Jangan buang sampah sembarangan yes!

Sayang kaki kudu pake sepatu.. Sayang laki kudu di …..

Shoes? One of the most important gear for trekking as I loooovvee my feet.. Sama sih kaya perkara pake helm, orang lebih pilih gak pake helm karena gak nyaman..(((bukan karna faktor keamanan))) .

Tapi buat gue, justru gue lebih aman dan nyaman pakai sepatu ketika di gunung.. Apalagi saat summit dengan medan kerikil, menanjak, bebatuan, dll kebayang banyak resiko cidera utk kaki. Gue hanya pakai sandal ketika di campsite ajah sih, buat sirkulasi udara.. Yah gak perlu juga sih tidur pake sepatu.

Dan di Kerinci kemarin dengan medan dan jalur seperti itu masih banyak dong yg pake sendal, bahkan sendal jepit cedyiihh liat nya.. .

Coba yuukk, berpikir lagi.. Naik gunung lebih penting aman atau nyaman?

Ps. Sepatu gue Eiger series Cypress, vibram, TropicalShell super ringan dan enak bgt dipake. High cut level untuk melindungi kaki dari cidera ankle dan sepatu ini cocok dipakai di hutan tropis..

Tipe Bawa Botol Minum Para Traveller Sejati

Saat mendaki gunung, Kalian tim botol minum atau waterpack/waterbladder? Lebih suka bawa yg mana?

Kalo gue team water bladder tapi selalu bawa botol minum untuk cadangan air minum. Apapun pilihannya yg penting wajib bawa air minum yes, inget kalian bukan onta yg menyimpan cadangan air.

Gue seneng bgt pakai water bladder karna mudah, sambil jalan bisa tetap minum gak perlu berhenti utk ambil botol lalu masukin lagi dan lain lain. Water Bladder yg gue bawa biasanya 1,5ltr – 2 ltr maklum gue doyan bgt minum air putih, dan gak ada tuh sejarahnya yg bilang saat mendaki gunung “jangan banyak minum air nanti berat badannya” hellaaww selama masih bergerak, berkeringat, pipis, air yg diminum gak akan bikin badan lu makin berat kok dan minum air putih itu sangat sehat sehat sehat, jadi selama pendakian jangan malas minum yes.

Kalo Capek, Ya Istirahat!! Kadang ada benernya juga sih yg temen gue @petualang_sosmed bilang, mendaki gunung itu ada 3 hal, Fisik, Mental dan sisanya adalah Gengsi. bener gak?? Hahaha.. Ada yg merelakan waktu istirahatnya diburu-buru atau bahkan dihilangkan karna gengsi dia lebih kuat, atau yg lain lebih kuat jangan sampai dia kalah dengan yg lain dan bla bla bla bla..

Buat gue sih naik gunung itu bukan kompetisi, gue gak suka mendaki dengan diburu-buru karna harus sampai puncak, harus ini itu, tapi kalo diburu-buru karna alasan safety, gue setuju.

Yang jelas, beberapa orang bisa kalah di awal start saat mendaki, karna lupa beristirahat, maksain jalan terus akhirnya tenaga habis saat diawal, kecuali kalo sudah paham fisik sendiri dan terlatih

Istirahat itu enak loh, ketika lelah berjalan biarkan tubuh berhenti untuk mengisi kembali energy yg sudah digunakan, minum, makan snack, atau sambil foto-foto, menikmati pemandangan juga bisa menghilangkan sedikit lelah.
Lalu kenapa harus buru-buru berlomba-lomba sampai puncak duluan sementara bukan sedang berkompetisi adu kecepatan?

“Terkadang banyak hal indah yg bisa ditemui saat di jalur pendakian, bukan hanya saat di puncak – karna memang melewati sebuah proses itu jauh lebih panjang dan berwarna daripada ketika tiba di tujuan” IMHO tapi memang ketika bisa menikmati hasil semua terbayarkan.. Dan tetap akan kembali lagi ke proses, karna tanpa proses tidak akan ada hasil.

Okay, jadi kalo begitu kalian tim yang mana? Pengejar tujuan? Atau penikmat proses?

Danau yang Dikelilingi Oleh Tujuh Gunung

Kerinci memang merupakan salah satu daerah kecil yang ada di Sumatra. Namun siapa sangka, masih banyak yang belum tahu bahwa kerinci memiliki banyak sekali keindahan alam yang sangat memukau.

Terutama untuk para traveler yang sangat suka mendaki gunung, kerinci adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi. Ada banyak sekali pegunungan serta wisata alam lain yang dapat dinikmati jika mengunjungi kota kecil ini.

Terpesona akan keindahannya? Atau terganggu karena nyanyian pendaki yang tak henti sampai pagi hari ?

Dingin Pagi di Danau Kaldera Purba Tertinggi di Indonesia - Regional  Liputan6.com

Mendaki ke gunung Kerinci ? Ga sah juga kalau kalian ga mendaki juga ke Danau Gunung Tujuh. Beuhh semangatku menggebu gebu kalau sudah yang namanya explore tempat tempat bagus.

Kalian tau ga, kalau Danau Gunung Tujuh merupakan danau kaldera yang terbentuk akibat kegiatan gunung berapi. Dapat diberi nama danau gunung tujuh pun karena danau yang memiliki luas 960 hektar, panjang 4 km, dan lebar 3 km ini dikeliling oleh tujuh gunung disekitarnya.

Selain itu nih, Danau Gunung Tujuh adalah salah satu danau yang terletak di dataran tinggi yaitu pada ketinggian 1.950 m di atas permukaan laut. Hal ini menyebabkan airnya sangat jernih dan dingin sekali dengan udara yang sangat sejuk. Sudah lah, tempat ini cocok buat kalian yang butuh tempat refresh pikiran, mencari ide ide baru. Tapiii itu sepertinya hanya di angan angan. Karena disini tuh kondisinya berisik banget. Banyak sekali pendaki yang masih remaja, naik bawa gitar. Nyanyi teriak teriak sampai pagi, dan itu sangat mengganggu.

Ga cuma suara nyanyian mereka yang berisik. Ada hal yang bikin miris, kebanyakan dari pendaki masih buang sampah sembarangan. Ga heran, beberapa tahun kedepan, bisa jadi Danau Gunung Tujuh ini rusak oleh sampah sampah dari pendaki yang tidak bertanggung jawab.

Pendakian Danau Gujung Tujuh aturannya memang tidak seketat gunung lain. Tidak ada pemeriksaan barang bawaan, tidak ada pemeriksaan sampah. Dan yang tadi aku bilang, pendaki bebas bawa gitar. Ini yang mungkin harus dirubah, heheh. Semoga ya
.

Doa Di Beringin Kembar Akan Terwujud

Katanya ketika kita bersungguh-sungguh berdoa saat melalui dua beringin di alun-alun kidul ini, konon permohonan kita akan terwujud. Saat mencobanya pertama kali, niatku hanya sebatas iseng. Terlebih saat temanku bisa melaluinya dengan mudah.

Mataku ditutup dan aku mulai melangkah. Aku merasa aku berjalan lurus saat beberapa lama kemudian temanku menyadarkanku bahwa langkahku keliru. Aku membuka penutup mata, ternyata benar, aku gagal.

Diperingatkan Bapak yang menyewakan penutup mata untuk meminta dan berdoa dengan fokus. Aku tetap percaya tak percaya. Aku tidak hendak meminta pada pohon, pikirku. Kali kedua, yang terbersit di pikiranku adalah ketakutan akan kembali menapaki jalan yang keliru. And it realize! Aku gagal lagi.

Kali ketiga. Aku bertekad ini harus menjadi yang terakhir. Aku berpikir bagaimana caranya, saat Bapak tersebut kembali mengingatkanku untuk fokus pada harapan dan doa-doaku. Maka aku memulainya dengan bismillah. Aku betul-betul serius kini. Aku merapal doaku dan terus mengafirmasikannya. Aku tidak berpikir tentang hal lain lagi selain fokus pada doaku di dalam hati.

Done! Sampai!

Aku salah tentang satu hal! Aku belajar tentang satu hal! Aku tidak sedang menjadikan doaku sebagai sesajen pada pohon beringin kembar itu. Sama sekali tidak. Tapi aku sedang meminta dengan teramat, sebagai hamba yang berdoa dengan sungguh. Begitulah semestinya setiap tujuan dititi. Semesta mendukung, semesta mengantarkan aku. Aku belajar dari perjalanan teramat singkat melewati beringin kembar itu, tentang fokus, kesungguhan, yang harus dilebur dalam langkah, saat kita memperjuangkan keinginan dan harapan.

Memang Indonesia memiliki banyak sekali tempat yang sangat mistis dengna berbagai macam kepercayaan. Karena terpisah pulau, bahasa, suku, dan budaya yang berbeda – beda memang tidak semua orang dapat menerima kepercayaan yang tidak sama.

Namun, sebagai warga indonesia yang baik kita harus tetap teguh terhadap bhinneka tunggal ika. Meskipun berbeda – beda, kita semua tetap adalah satu kesatuan dari rakyat negeri tercinta kita yaitu Indonesia. Yuk, mari lebih perbanyak toleransi antar manusia.. Tidak ada ruginya loh..