Traveling Gratis dengan Mengikuti Event dari Brand Tertentu

Saat ini aku menggunakan produk baru dari @makeoverid, Hyperblack Superstay Liner dan Browstyler Eye Definer yang terbukti benar-benar SUPER-STAY! Di cuaca yang panas yang kaya gini, dan keringetan banget sebenernya, tapi eyeliner dan alis tetap cetar ga pake luntur kena keringet dan muka.

Ditambah aplikasinya gampang banget, suka Browstyler Eye Definer, ga bikin alis ketebelan, tapi mudah buat bikin tegas garis alis kita dan Hyperblack Superstay Liner yang bikin aplikasi eyeliner juga mudah banget dengan brushnya yang lancip tapi tetap halus dan bikin garis tegas yang mudah, secara klo trip ga bisa nyala dandan di pagi hari, mendingan buat ekstra tidur waktunya kan.

Tiap hari aktivitas gue berbeda, tentunya tergantung lagi ngetrip ke mana, kadang ke laut, kadang siang-siang mesti trekking, kadang seharian main di theme park yang pastinya banyak jalan dan berkeringat walaupun di cuaca yang dingin, tapi semuanya gue jalanin dengan fresh dan semangat, makin fresh karena ada Dove Go Fresh yang bisa bikin badan tetap fresh walaupun seharian aktivitas kaya apapun. Jadi member Dove Go Fresh Gren gue mengawali hari gue di pagi hari pake Dove Go Fresh Deodorant Cucumber & Green Tea, jadi aktivitas jalan terus dan tetep terasa fresh pastinya, pas foto juga keliatan fresh dong haha!

Kalo kalian apa rutinitas kalian di pagi hari buat tetap fresh seharian? Ada satu cara liburan gratis ke Bali loh disponsori oleh Dove. Yuk liburan ke Bali gratis dengan ikutan Dove Go Fresh Photo Competition! Caranya gampang banget:

1. Upload foto yang nunjukin rutinitas pagi kalian agar tetap stay fresh all day

2. Ceritain cara kalian tetap fresh dengan Dove Go Fresh Deodorant di caption foto

3. Mention dan tag Dove, gunakan hashtag Segarkan PD mu, Dove_IDN dan tim kalian (DoveGoFreshGreen atau DoveGoFreshPink)

Nantinya 6 pemenang dengan foto terbaik akan berangkat ke Dove GoFreshCation di Bali lho untuk seru-seruan selama 3 hari! Kapan lagi ke Bali gratis? Buruan submit foto kalian!

Wujudkan Mimpi dan Impian Traveling Sekarang Juga

Nanya dong, setaun biasanya kalian trip berapa kali? Ini pertanyaan buat yang profesinya ga berkaitan sama jalan-jalan ya. Nah, dengan intensitas kalian traveling ini, biasanya siapin budget buat tripnya dari berapa lama sebelum? Klo gue, buat trip yang non-kerjaan ya, klo misalnya memang budgetnya lumayan gede, nabungnya dari setaun sebelum, supaya bisa nahan diri belanja yang ga penting juga.

Nah, klo urusan tiket pesawat atau hotel, lumayan banget klo dapetnya di travel fair karena bisa banget buat ngurangin budget.Buat yang lagi cari-cari tiket, atau justru masih pikirin destinasi apa buat next trip, dateng aja ke Mister Aladin Travel Carnival karena banyak banget promo, hotel mulai dari Rp. 10 ribu, pesawat mulai dari Rp. 505 ribu dan bahkan bisa dapet trip dibayarin sama misteraladin!

Seru banget bacain trip impian temen-temen di IG Feed dan Stories kemarin. Jadi pengen nambahin list destinasi juga jadinya nih wkwk.

Trip Impian teman-teman kemarin macem-macem, mulai dari :

1. Naik gunung
2. Road trip sebulan (wah, seru!)
3. Dive trip di Iceland (duh ga kebayang dinginnya wkwkw)
4. Naik kereta Trans-Siberia (WAW) dan masih banyak lagi!

Kemudahan yang pengen temen-temen dapetin saat trip:

1. Mostly jawab VISA, memang urus visa itu butuh effort ya hehe, apalagi negara tertentu.
2. Transportasi dan aktivitas/tour. Pengennya anti ribet saat keliling di di destinasi tujuan. Kalau bisa, transportasi dan aktivitas/tour sudah di booking duluan sehingga sampai di sana tinggal have fun.
3. Tiket pesawat dan penginapan. Selain gampang, temen-temen juga pengen yang murah, Setuju juga sih karena liburan hemat dimulai saat ada tiket/penginapan yang murah kan?

Yang bisa wujudkan trip impian:
Banyak yang jawab TEMEN! wkwkw. Ini temennya ditodong jadi guide ya, travel advisor, semacam trip consultant gitu ya, translator dan siapapun yang bisa bantuin.

Dari semua yang kalian inginkan di atas, ada nih yang bisa wujudkan impian jalan jalan kalian! Yaitu DREAM “Explore The Wonders Of The World”!! Kalian bisa trip ke luar negeri dengan tiket/penginapan murah di trip dan booking semua transportasi, akomodasi, attractions bisa lewat klooktravel.

Naik Gunung Sumbing Memberikan Banyak Pembelajaran

Aku mau cerita sedikit tentang perjalananku kemarin ke cintaku Sumbing. Mungkin beberapa dari kalian tau aku sempet galau mau gunain liburku kemana, plan yang tadinya ke Gunung Kembang gagal karena urusan dadakan manusia yang tidak bisa dihindari.

Terus beralih ke Sumbing, udah fix jadi ehhhhh lahh dalah mereka kebanyakan alesan, ada yang harus ikut sepak bola final, ada yg pendataan warga, ada yg ngga acc libur blablabla aku KZL dong, yaudahh ngambek deh kubatalin aja sekalian semuanya. Akhirnya kupilih pulang ke rumah, setelah liat ayah dari pasienku, tiba2 jadi kangen rumah beserta isinya.

Pulang dengan cuma bawa daypack dan baju ganti, tanpa bawa peralatan mendaki karena niatku pure pulang doang. Ehhhh tiba2 yahhh, setelah baru menginjakkan tanah di Purwokerto, tiba2 ada yg DM begini : ngecamp Cibodas kuy. Hhmmm pengin kuteriakkan di kupingnya ‘kenapa kaga dari kemarin woooyyyyyy ngajaknyaaaa’ sumpah kezel bet.

Abis itu, ada lagi temen wasap ‘gimana sumbing jadi?’ Kenapa semuanya ngga ada yang passs. Karena aku ini ngga suka bikin kecewa orang yg ngajak, walaupun ngga bawa perlengkapan apapun kupaksain ikut dg minjem sana sini perlatan temen. Dan berangkatlah kita ke Sumbing karena ngga ada sandal gunung, maka belilah swallow sebagai gantinya, tapi cuma dipake buat atak itik di tenda kok, manjat sama turun tetep pake sepatu, karena aku bukan pendaki expert yg bisa naik turun cuma pake jepit.

Alhamdulillah hujannya pengertian banget, turunnya pas kita udah bikin tenda di pestan yg megah itu. Dannn sekalinya turun nggamau brenti, dari jam 6 sore sampe jam 6 pagi. Hujan dan angin kenceng, ya emang lagi musimnya si. Karena itulah kami ngga summit, dan ini pertama kalinya manjat tanpa puncak, dan aku biasa aja, ngga kesel sedih ataupun kecewa karena ngga ke puncak. Bukan bosan terhadap puncak, tapi tidak mau memaksakan kehendak alam dan kondisi yg tidak memungkinkan karena kami harus pulang cepat.

Amsterdam yang Sangat Indah Pada Malam Hari

Selamat pagi dari Belanda! Saya tidak percaya saya berhasil sampai ke Eropa. Belanda adalah negara pertama saya di Eropa dan tidak sabar untuk berbagi lebih banyak dari perjalanan panjang ini!

Saya, Kayvan, dan Aroon pergi ke Zaanse Schans pagi ini, mengejar cahaya pertama di salah satu tujuan terindah di sekitar Amsterdam. Banyak banget spot instagrammable disini! Saya suka bangunan tradisional mereka yang indah, pagi yang cukup cerah namun begitu tenang.

Kawasan ini berfungsi kincir angin kayu & pondok pengrajin kayu. Selain berjalan-jalan di desa itu sendiri, Anda juga bisa menyaksikan langsung demonstrasi para pengrajin yang sedang bekerja. Penenun, pembuat roti, pembuat bakiak dan banyak lagi. Permata seperti itu hanya 20 menit berkendara dari Amsterdam, tempat yang harus dilihat di Belanda.

Saya sangat menyukai Amsterdam di malam hari. Amsterdam terlihat indah di malam hari, sangat menyenangkan untuk berjalan-jalan di sekitar kota dan mengambil foto di kanal. Bangunan Belanda sangat indah dan estetik dengan struktur yang unik. Jika Anda suka mengambil foto, Anda harus pergi ke daerah ini, di sekitar stasiun pusat, sangat indah dengan pantulannya.

Saya sangat menyukai tempat yang belum saya kunjungi sebelumnya. Karena akan ada banyak sekali hal baru yang saya belum pernah lihat sebelumnya. Mengenal kegiatan masyarakat di sekitar serta budaya dan tradisi mereka juga merupakan suatu pengalaman yan tidak terlupakan.

Amsterdam di malam hari sangatlah indah sekali. Saya buru – buru menyempatkan diri ketika sedang sepi untuk berfoto ria. Tidak bisa lama – lama karena sudah pasti akan ada orang yang berlalu lalang. Yah meskipun touristy & pricy, Amsterdam tetap punya keunikannya sendiri untuk dikenang.

Harga yang tergolong cukup mahal karena ini merupakan Eropa bukan jadi masalah sama sekali. Karena menurut saya, pengalaman dan kisah menarik yang saya dapatkan selama di Amsterdam tidak dapat terbayar dengan uang. Jika ada kesempatan lagi, tentu saja saya akan mengunjungi Amsterdam dan melihat tempat – tempat indah yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya.

Keliling Paris dan Mempelajari Sejarah Kota Ini

Akhirnya sampai juga di stockholm!!! Sampai amsterdam dengan cepat bukan berarti kita menang, tapi ada 3 penilain salah satunya dengan cara bantu vote di web yang ada link gue, yuk bantu tim indonesia!!! Karena selama seminggu gua gaboleh untuk pegang hape jadi nanti ada admin yang akan share di insta story kegiatan selama ada disana, pantengin terus ya.

Salam dari zaanse schans! Gak sah rasanya kalo ke belanda tapi gak foto depan kincir angin haha. Saya sangat suka vibes yang ada di tempat ini. Suara kicauan burung di pagi hari sangat menenangkan jiwa dan raga. Tidak heran kenapa banyak sekali turis yang berkunjung ke tempat ini. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota, sehingga saran saya kamu harus kesini ya apabila mengunjungi tempat ini. Ongkos transportasi pun tergolong sangat murah sekali loh.

Sampai jumpa Amsterdam! Sekarang saya sudah berada di destinasi selanjutnya yaitu Paris. Saya memiliki 4 hari untuk menjelajahi kota ini. Sungguh pengalaman yang baru dan menyenangkan. Setiap sore saya duduk di kanal dan menikmati indahnya matahari terbenam. Ada banyak hal – hal unik terjadi saat saya sedang memperhatikan sekitar. Salah satu contohnya adalah saya melihat orang yang tidak berbusana melewati sungai. Karena kota ini tidak terlalu besar, menurut saya 2 – 3 hari merupakan waktu yang tepat untuk berkeliling kota ini.

Paris membuat saya sangat kagum sekali. Sekarang saya jadi mengerti kenapa banyak sekali orang yang membicarakan kota Paris ini. Hal yang menarik tentang paris bagi saya adalah sejarahnya, makanannya, dan juga seni yang tersirat di setiap bangunan yang ada di kota Paris ini.

Rasanya sangat berat sekali ketika saya harus meninggalkan kota ini. Sebelumnya, saya ingin berterima kasih banyak kepada teman saya yang sudah mengajak saya berkeliling Paris dan menjadi tour guide yang sangat handal dalam keberangkatan saya kali ini. Sekarang saya mengerti kenapa paris menjadi kota yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan.

Sulitnya Pendakian Gunung Kilimanjaro Terbayar dengan Keindahannya

Tepat pukul 23:30 kami bergegas meninggalkan camp terakhir kami di Barafu untuk mendaki mengejar matahari terbit di puncak Uhuru. Dengan tubuh yang lelah setelah 6 hari mendaki sebelumnya, rasa kantuk amat amat berat mendekap, oksigen yg makin menipis di tempat tinggi dan tentunya hawa dingin yang menusuk tajam dengan suhu yg hampir mencapai -18 C, Itu semua menjadi malam yang ganas buatku.

Jujur, Menyerah sempat menjadi satu2nya pikiran yang bersahabat yang selalu muncul. Namun sesegera ku tersadar, ini bukan perkara mudah, namun, bagaimana mataku Mau untuk terus terbuka terjaga fokus, bagaimana kaki Mau untuk terus melangkah. Sampai kobaran api semangat yg menjilat2 bergelora mampu meng-KO hawa dingin. Menyerah pun berhasil ku injak remuk oleh kaki ku, tergilas habis, remuk, remuk, remuk. Mampus kau!

Ketika memasuki Shira Cave Camp di hari kedua, selepas Machame Camp, kami menemui zona kedua di pendakian Kilimanjaro kemarin, Moorland Zone, yang ditandai dengan mulai pendek dan keringnya tanaman-tanaman yang tersebar di hamparan savanna dan diantara tebing-tebing batu. Suhu mulai turun drastis, dan para porter mulai bernyanyi untuk menghangatkan suasana. Golden!

Ego dan rasa lelah pun sukses ku hantam. Lebam, tak berdaya.
Karena ku yakin, jamuan mewah menanti diatas sana hanya tuk yg berjiwa bertahan. Pole-Pole, yang artinya pelan-pelan, membawaku terus berjalan pelan-pelan dan bangkit.

Bendera merah putih yang selalu kubawa dalam tasku ini pun akhirnya berkibar tepat di pukul 08:00 di puncak Uhuru Kilimanjaro, atap afrika, titik tertinggi benua Afrika, 5895 mdpl. Gelora Indonesia Raya langsung kukumandangkan usai bersujud syukur, sebagai persembahanku di hari jadi negeriku.

Merdeka lah selalu untuk bisa menaklukkan diri sendiri. Merdeka untuk belajar, bergagasan dan tentunya Merdeka untuk terus berpetualang.
Jayalah selalu negeriku, Jayalah selalu Nusantara!

Selalu penuhi perjalanan dengan keyakinan dan doa. Baik itu ketika mendaki gunung maupun saat turun gunung. Karena tujuan utama mendaki adalah kembali turun dan pulang dengan selamat serta sehat. Membawa energi inspirasi yang baru.

Wisata yang Wajib Dikunjungi di Bangka

Pagoda Puri Tri Agung, bangunan ibadah ini selain memiliki desain arsitektur yang cantik juga terletak ditempat yang sangat indah. Terletak diatas bukit yang masih hijau dengan pepohonan yang rapat dan berada di pinggir pantai. Selain bisa beribadah kita juga dapat melihat pemandangan hamparan laut biru yang luas dari atas ketinggian di depan halaman pagoda ini. Tak heran tempat ini menjadi destinasi wisata baru di pulau Bangka.

Sepanjang perjalanan kemaren nemu danau-danau kaolin begini. Warna airnya macem-macem dari hitam, coklat, biru sampe hijau. Kalo dulu masih kecil dijadiin tempat berenang meskipun sebenernya bahaya. Danau ini seolah menjadi simbol bekas kejayaan pertambangan Timah di Pulau Bangka sekaligus bukti kerusakan alam hasil explorasi Timah puluhan tahun.

Bangka Botanical Garden ini adalah kawasan agrowisata seluas 300 hektar bekas area galian Tambang Timah yang dulu rusak. Sekarang sudah diolah sedemikian rupa menjadi lahan hijau dengan beragam vegetasi didalamnya. Salah satu tempat wisata yang cocok buat ngadem dan nikmatin udara segar di tengah panasnya Pulau Bangka yang luar biasa.

Batu-batu besar yang menjadi saksi bahagia masa kecil kami disini. Pulang-pulang pasti dimarahin orang tua karena bahaya takut tenggelam, katanya. Namun sayang sekarang pantainya air lautnya tak sejernih dulu, dan sekarang mana ada anak kecil yang mau main di pantai lagi. Sibuk dengan permainan virtualnya. Aih jadi kangen teman-teman masa kecil, sekarang teman disini banyak yang udah kawin! Gue doang yang jangankan kawin, lulus aja belum. Eaaaak curhat hahahaha

Mau ngingetin aja, jangan sampe salah pilih travelmate ya! Perjalanan itu enaknya dibagi-bagi susah senangnya, jangan mau senang doang bareng-barengnya, susahnya sendiri-sendiri. Pengalaman gak enak punya temen jalan yang pelit, gak mau susah, dan ribet sendiri pun pernah gue rasain, sampe kapok asli, speechless malah kalo diinget-inget hahaha tapi gapapa jadi pelajaran aja kedepannya buat milih temen jalan. Disini ada yang punya pengalaman zonk juga gara-gara salah pilih temen jalan?

Negara yang Memberikan Banyak Pembelajaran dan Pengalaman

Perjalanan itu banyak mengajarkan hal-hal yang tidak akan pernah terduga dalam kehidupan kita. Perjalanan ke India kemarin adalah salah satu perjalanan paling memorable bagi saya. Berusaha kembali keluar dari zona nyaman, dimana saya menganggap perjalanan ini adalah salah satu cara saya menguji mental saya kembali, diluar menikmati keindahan yang di tawarkan negeri berpenduduk 1 milyar ini.

India selain memberikan pelajaran kehidupan bagi saya, juga sukses membuat saya takjub dengan segala keindahan dan kejutan-kejutan yang ditawarkannya, mulai dari keindahan arsitekturnya berupa peninggalan benteng-benteng ratusan tahun lalu, istana jaman dulu, keindahan budaya sampai ke keindahan alamnya. Dan salah satu tempat terindah yang saya kunjungi itu adalah Amber Fort, benteng sekaligus istana masa lampau. Keindahan bangunan ini sudah sangat tersohor, dan jadi salah satu spot paling wajib yang harus didatangi jika berkunjung ke Jaipur. Istana jaman dulu, panorama alam dari atas, dan berbagai keindahan lainnya akan menjadi atraksi menarik selama mengelilingi benteng ini.

Nah, kalau negara yang paling gue kangenin itu Jepang! Dari mulai makanan, coffee shopnya, onsennya sampe destinasi wisatanya bikin kangen semua. Banyak cerita yang susah dilupain selama solo traveling kemaren disana. Mulai dari PP Kyoto – Tokyo dalam sehari buat ketemu adel saking kangennya, tiap malem muntah-muntah karena meriang saking dinginnya pas winter di Sapporo, sampe kepanikan gue yg phobia ketinggian tapi suka naik tower di kota-kota yang ada di Jepang.

Yang paling ngakak itu pas main ke Tokyo Skytree, dari pas pertama ke Tokyo langsung ngincer tower ini karena pengen liat Gunung Fuji dan rela bayar mahal (3000 yen waktu itu). Karena weekend harus ngantri panjang hampir 2 jam, terus pas nyampe atas gue pusing karena saking tingginya pas ngeliat kebawah, dan gue kesel ternyata gunung fujinya cuma seuprit karena jaraknya 120KM dari kota Tokyo (tadinya gue ngira bakalan gede banget kayak di foto-foto). Jadinya cuma bisa liat view Tokyo dari atas aja sambil duduk aja, mau nikmatin ice cream disitu tapi mahalnya amit-amit. Sekangen itu ama Jepang jadinya.

Amsterdam Negara Kincir Angin yang Mempesona

Mendengar kata amsterdam tentu saja yang terbesit di pikiran kita adalah kincir angin. Negara kincir angin ini memiliki banyak sekali kincir angin yang dapat dilihat di sekitar jalan. Kalau kita kemaren cukup muter-muter area ini, foto-foto dengan latar belakang rumah-rumah khas ini dan kincir anginnya. Wajib kesini kalau lagi pengen jalan-jalan disekitaran Amsterdam.

Pas di Amsterdam kemaren panasnya berasa banget, cuman kalau udah berangin baru berasa sejuknya. Dan untungnya pas area ini lumayan berangin (yaiyalah kalau nggak, nggak bakalan dibangun kincir angin disini).

Dari kemaren seneng banget diajak puanidya keliling Paris, karena kota ini udah jadi dream gue dari dulu banget, dan makin seneng ketika diajak ke spot-spot cantik begini. Salah satunya bisa ngeliat Notre Dame dari spot kayak begini. Thankyou puanidya and capra sudah menemani saya selama perjalanan di Paris.

Paris selalu mencuri hati banyak orang. Akhirnya setelah menjadi tempat tujuan impian saya selama bertahun – tahun, sekarang saya sampai juga di kota yang sangat indah ini. Sampai saat ini saya masih tidak menyangka bahwa paris merupakan sebuah realita.

Menjelajahi kota ini dan mendengarkan cerita tentang paris dari puanindya sangat menyenangkan sekali. Mengunjungi kota ini membuat saya sangat jatuh cinta sekali dan saya tidak memiliki alasan pasti untuk hal tersebut. Mulai dari makanan, gedung bangunannya sampai cahaya kotanya kalau lagi malem, bikin baperrrr banget.

Spring rasa autumn, jadi kemaren pas lagi explore area taman Eiffel, nemulah satu pohon yang masih berwarna kecoklatan begini, padahal yang disekitarnya banyak cherry blossom (?) yang sudah mekar lagi bagus-bagusnya. Cantik bangeet!

Gue kali ini keliling Parisnya lebih mudah karena pake Paris pass beli di klook travel. Jadi bisa naik publik transport gratis dan unlimited, plus bisa masuk ke 60 atraksi wisata dan museum di Paris, dan juga dapet fitur skil line – fast track di 4 atraksi utama di Paris kayak di Musee de Louvree. Jadi gak perlu repot antri panjang

Traveling ke Thailand dan Melihat Kayan Long Neck

Sudah beberapa bulan pandemic ini membuat pergerakan kita jadi lebih terbatas. Terlalu banyak hal-hal biasa yg dilakuin dulu jadi sangat rindu ingin dilakukan saat ini. Setelah new normal ini diberlakukan, gimana ya perubahan yg akan kita adaptasi ketika ngetrip nanti. Untuk berharap keadaan pulih seperti awal rasanya nggak akan mungkin lagi, walaupun sebenernya segala kemungkinan bisa saja terjadi. Banyak hal yg nggak bisa diprediksi lagi dengan tepat semenjak pandemic ini menerjang kita bersama. Setiap hari selalu berharap yg terbaik akan segera terjadi setelah semua ini kita lalui

Jaga jarak, gunakan masker, jaga kebersihan diri, tingkatkan imunitas tubuh dan stay positive thinking, kalau nggak penting-penting banget ya kurangin berkumpul di tempat umum.

Buat para pecinta traveling, tenang saja karena kini berpergian sudah bisa dilakukan dengan mengikuti dan mematuhi protokol yang ada loh. Pertama – tama kamu harus lakukan vaksin terlebih dahulu. Setelah itu jangan lupa untuk mengunduh aplikasi peduli lindungi yang berguna untuk memperlihatkan status vaksinasi kamu.

Ketika ingin bepergian kamu harus melakukan tes antigen atau pcr swab 1×24 jam sebelum berangkat. Gunanya adalah agar anda dan para penumpang pesawat lain sama – sama memiliki status yang aman untuk bepergian kemana – mana.

Ketika sudah sampai di Bandara jangan lupa untuk mematuhi aturan kesehatan yang ada. Contohnya adalah dengna menggunakan masker. Jika ingin lebih efisien pakailah masker dua lapis.

Kali ini aku berpergian ke Thailand dan mengunjungi salah satu tradisi disana yaitu wanita yang memiliki leher panjang Kayan long neck woman in Baan Tong Luang, Chiang Mai. Kalau kalian main ke Chiangmai, ada satu desa yg menurut gue wajib dikunjungi, desa ini dibuat khusus sebagai salah satu desa wisata, dimana didalamnya terdapat beberapa rumah yg ditinggali oleh beberapa suku tradisional yg ada di area Chiangmai ini, salah satunya Kayan tribe ini yang merupakan suku asli dari perbatasan Myanmar.

Ya selain Chiang Mai terkenal akan kulinernya yg enak-enak dan murah-murah, kalian bisa explore beberapa spot menarik disana. Jadi kangen kulineran Chiangmai