Traveling ke Thailand dan Melihat Kayan Long Neck

Sudah beberapa bulan pandemic ini membuat pergerakan kita jadi lebih terbatas. Terlalu banyak hal-hal biasa yg dilakuin dulu jadi sangat rindu ingin dilakukan saat ini. Setelah new normal ini diberlakukan, gimana ya perubahan yg akan kita adaptasi ketika ngetrip nanti. Untuk berharap keadaan pulih seperti awal rasanya nggak akan mungkin lagi, walaupun sebenernya segala kemungkinan bisa saja terjadi. Banyak hal yg nggak bisa diprediksi lagi dengan tepat semenjak pandemic ini menerjang kita bersama. Setiap hari selalu berharap yg terbaik akan segera terjadi setelah semua ini kita lalui

Jaga jarak, gunakan masker, jaga kebersihan diri, tingkatkan imunitas tubuh dan stay positive thinking, kalau nggak penting-penting banget ya kurangin berkumpul di tempat umum.

Buat para pecinta traveling, tenang saja karena kini berpergian sudah bisa dilakukan dengan mengikuti dan mematuhi protokol yang ada loh. Pertama – tama kamu harus lakukan vaksin terlebih dahulu. Setelah itu jangan lupa untuk mengunduh aplikasi peduli lindungi yang berguna untuk memperlihatkan status vaksinasi kamu.

Ketika ingin bepergian kamu harus melakukan tes antigen atau pcr swab 1×24 jam sebelum berangkat. Gunanya adalah agar anda dan para penumpang pesawat lain sama – sama memiliki status yang aman untuk bepergian kemana – mana.

Ketika sudah sampai di Bandara jangan lupa untuk mematuhi aturan kesehatan yang ada. Contohnya adalah dengna menggunakan masker. Jika ingin lebih efisien pakailah masker dua lapis.

Kali ini aku berpergian ke Thailand dan mengunjungi salah satu tradisi disana yaitu wanita yang memiliki leher panjang Kayan long neck woman in Baan Tong Luang, Chiang Mai. Kalau kalian main ke Chiangmai, ada satu desa yg menurut gue wajib dikunjungi, desa ini dibuat khusus sebagai salah satu desa wisata, dimana didalamnya terdapat beberapa rumah yg ditinggali oleh beberapa suku tradisional yg ada di area Chiangmai ini, salah satunya Kayan tribe ini yang merupakan suku asli dari perbatasan Myanmar.

Ya selain Chiang Mai terkenal akan kulinernya yg enak-enak dan murah-murah, kalian bisa explore beberapa spot menarik disana. Jadi kangen kulineran Chiangmai

Jalan – Jalan ke Kota Chiang Mai Thailand

Thailand adalah sebuah negara yang sangat wajib dikunjungi. Seluruh kuliner, tempat wisata, keindahan alam, serta budaya yang sangat banyak membuat thailand menjadi tempat yang sangat spesial sekali. Kali ini kita akan melihat itinerary di Thailand dari seorang travel blogger yaitu Ashari Yudha.

Chiang Mai. Mungkin, bagi para pejalan yang baru pertama kali ke Thailand, kota Chiang Mai bukan salah satu kota yang dipilih, karena biasanya Bangkok dan Pattaya yang menjadi tujuan utama. Tetapi, bagi yang sudah sering kembali ke Thailand, Chiang Mai merupakan kota yang nyaman sekali untuk di eksplor.

Chiang Mai merupakan kota terdua terbesar di Thailand setelah Bangkok. Nah karena letak si Chiang Mai ini dekat dengan pegunungan alias dataran tinggi, makanya suhunya lebih adem. Berhubung dekat dengan pegunungan, makanya destinasi di Chiang Mai di dominasi oleh wisata alam. Selain itu, harga makanan jugaaaaa lebih murah! Kenikmatan hakiki buat yang mau backpackeran kesini!

Daftar Tiket Pesawat Murah ke Chiang Mai Thailand, Tarif Mulai Rp 1 Jutaan  - Tribunnews.com Mobile

Tujuan pertama saya di Chiang Mai adalah air terjun Watchiratan. Air terjun ini sih biasa aja, tapi letaknya ada di taman nasional Doi Inthanon lho. Nah, di tengah2 Doi Inthanon ini ada titik tertingginya Thailand

Kalau kamu ingin mengelilingi Doi Inthanon, siap-siap aja membutuhkan waktu beberapa hari karena taman nasionalnya LUASSS banget, lebih luas dari tanah engkong kamu. Kalau kamu udah naik ke titik tertingginya si Don Inthanon yang tingginya hanya 2565 meter, dan itupun kamu bisa naik mobil ke puncaknya (serius). Jadi untuk sampai ke titik tertingginya Thailand itu gampang banget, dan karena posisi titiknya di tengah hutan jadi kamu nggak bisa ngeliat pemandangan sekitarnya.

Setelah dari sana, saya melanjutkan ke Royal Twin Pagodas. Dua Pagoda ini dibangun untuk merayakan ulang tahun raja yang ke 60. Disini ada dua buah pagoda yang besar dan letaknya bersebrangan. Disampingnya ada aneka macam bunga dengan berbagai warna. Pokoknya buat selfie mah top abis lah! Nah udah puas keliling dua Pagoda ini, kamu bisa ngelanjutin ke destinasi berikutnya yang cukup ngeri, yaitu White Temple, kuil Surga dan Neraka