Kesialan Bertubi-Tubi Yang Dialami Thibaut Courtois

Tampaknya pepatah yang tepat untuk menggambarkan situasi Thibaut Courtois saat ini adalah “Sudah jatuh tertimpa tangga pula.” Bagaimana tidak, di Madrid, Courtois sedang berada dalam situasi yang kurang baik, ia kerap dicadangkan oleh Zinedine Zidane, namun permasalahannya tidak sampai disitu saja, hubungan asmaranya dengan sang kekasih juga harus kandas.

Courtois sendiri datang ke Madrid pada awal musim ini. Ia didatangkan dari klub Premier League, Chelsea. Dirinya diharapkan dapat menjadi pengganti Keylor Navas, sayangnya preforma yang ditunjukkan oleh sang kiper masih jauh dari kata optimal.

Karena performa yang tidak optimal, Courtois kerap mendapatkan kritikan pedas dari fans Madrid. Saat ini posisinya sangat terancam setelah kedatangan kembali Zidane ke Madrid.

Sebenarnya ada beberapa alasan utama mengapa Courtois memilih untuk bergabung dengan Madrid, salah satunya adalah karena keinginannya untuk dekat dengan keluarganya serta kekasihnya. Sayangnya saat ini harapannya tersebut yang menjadi batu sandungan bagi Courtois.

Hubungan asmara antara Courtois dengan kekasihnya Alba Carillo tengah dilanda masalah. Kedua pasangan ini bahkan sering terlihat melontarkan argumen keras melalui sosial media.

“Hubungan saya dengan Alba Carillo sudah berakhir !,” ungkap Courtois seperti dilansir Marca.

Kekasihnya juga menuliskan komentar pedas terkait Courtois. Lucunya lagi, Carillo juga menyindir terkait kemaluan Courtois.

“Saya sudah sering membela Courtois, jika anda memiliki dua anak, awasi kemaluanmu karena itu adalah tanggung jawabmu, bukan tanggung jawab saya!,” tulis Carillo yang berprofesi sebagai model dan juga presenter.

Courtois lantas memberikan pernyataan tegas terkait hubungan dirinya dan Carillo.

“Hubungan kami sudah berakhir dan tidak mungkin bagi kami untuk kembali bersama,” tegas Courtois.

Courtois: Kekalahan Ini Sangat Memalukan !

Thibaut Courtois selaku penjaga gawang Real Madrid mengaku bahwa timnya hilang kendali saat berhadapan dengan Girona. Kekalahan atas Girona kemarin dianggap sebagai hukuman yang pantas bagi mereka karena gagal mengendalikan ritme permainan.

Pada pertandingan tersebut Madrid harus bertekuk lutut 1 – 2 atas Girona. Padahal pertandingan tersebut digelar di Santiago Bernabeu yang notabene merupakan markas Madrid. Ekspektasi tinggi para fans hancur seketika ketika melihat Madrid kalah dalam pertandingan tersebut.

Akibat kekalahan tersebut, Madrid harus jatuh ke peringkat ketiga klasemen sementara La Liga, terpaut sembilan poin dari sang pemuncak, Barcelona.

Pada babak pertama sebenarnya Madrid bermain dengan sangat apik, bahkan mereka berhasil mencetak gol lebih dulu. Namun memasuki babak kedua, permainan Madrid mulai kendor, hal inilah yang membuat Girona berhasil membalikkan keadaan.

“Kami bermain baik di babak pertama. Kami berhasil menguasai permainan. Tapi kami menurunkan ritme sehingga mereka bisa mendapatkan kesempatan untuk membalas,” buka Courtois kepada Four Four Two.

“Di babak kedua mereka justru mendapatkan ritme, serangan yang mereka bangun sangat berbahaya. Ini sangat memalukan, mereka bukan saja menyamakan kedudukan, mereka bahkan berhasil mencetak dua gol. Kami tidak tahu bagaimana harus mengendalikan situasi tersebut.”

“Kekalahan ini sangat memalukan bagi Madrid. Ini bukan tentang kepercayaan diri, mereka memang tim yang bagus, Girona selalu berhasil membuat lawannya kesulitan. Kami akan belajar dari kekalahan ini dan mencoba untuk memenangkan pertandingan selanjutnya.”